GIAT

Gelar Muscam XI Dapil II, DPD Golkar Ponorogo Targetkan 2 Kursi di Pileg 2029

Gelar Muscam XI Dapil II, DPD Golkar Ponorogo Targetkan 2 Kursi di Pileg 2029


​KOTA, DPD Golkar Ponorogo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Ponorogo sukses menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-XI untuk Daerah Pemilihan (Dapil) II pada Jumat (31/7) pukul 02.00 WIB. 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPD Golkar Ponorogo ini diikuti oleh tiga pengurus kecamatan, yakni Siman, Mlarak, dan Jetis.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Golkar Ponorogo, Eko Priyo Utomo, serta dihadiri oleh anggota DPRD Ponorogo Fraksi Golkar, Komarudin; Ketua Panitia Muscam, Sholeh Utomo; serta jajaran Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Desa (PD) dari ketiga wilayah tersebut.

Ketua Panitia Muscam XI, Sholeh Utomo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan absensi peserta dari tingkat desa, dilanjutkan proses pemilihan calon ketua PK, dan ditutup dengan pembacaan berita acara.

​"Sesuai aturan dan hasil musyawarah, Alhamdulillah Muscam hari ini berjalan dengan lancar dan ketiga ketua PK terpilih secara aklamasi," ujar Sholeh Utomo.

​Adapun nakhoda baru yang terpilih untuk tiga kecamatan tersebut yakni Sugeng sebagai Ketua PK Mlarak, Soimun memimpin PK Siman, dan Budiono memimpin PK Jetis. Sholeh berharap pengurus terpilih segera melakukan koordinasi ke bawah.

​"Saya berharap susunan pengurus yang hari ini sudah ditetapkan bisa secepatnya melakukan koordinasi dengan PD dan membentuk susunan kepengurusan di tingkat desa," tambahnya.

Penyegaran Organisasi dan Target 2 Kursi Dapil II

​Sementara itu, Ketua DPD Golkar Ponorogo, Eko Priyo Utomo, menegaskan bahwa Muscam ini merupakan momentum penting dalam menata struktur organisasi partai sedini mungkin untuk menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029 mendatang.

​"Waktu menuju 2029 tersisa sekitar tiga tahun lagi. Dalam ukuran perjuangan partai politik, ini waktu yang singkat. Oleh karena itu, Golkar jauh-jauh hari menyiapkan organisasi dan partai untuk menghadapi Pemilu 2029," ujar Eko.

​Eko menekankan bahwa proses pemilihan ketua PK merupakan hak penuh pengurus tingkat desa (PD) tanpa ada intervensi dari DPD. Namun, ia mengingatkan agar jajaran pengurus yang terbentuk siap menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan dan kepartaian yang tidak ringan.

​"Pengurus di tingkat kecamatan dan desa harus siap menjadi tempat aduan dan jujugan masyarakat. Baik untuk kegiatan warga maupun memperjuangkan aspirasi pembangunan di desa masing-masing," terangnya.

​Lebih lanjut, Eko membeberkan target strategis partai di Dapil II (meliputi Siman, Mlarak, Jetis, dan Jenangan). Berdasarkan evaluasi internal, Golkar membidik raihan dua kursi DPRD dari dapil tersebut, mengulang kejayaan Pemilu 2009 dan 2014 lalu. 

Secara keseluruhan, DPD Golkar Ponorogo juga mematok target kenaikan dari 5 kursi saat ini menjadi 8 kursi di DPRD Ponorogo pada 2029.

​"Target dua kursi di Dapil II dan total 8 kursi di Ponorogo ini tentu butuh kerja sama semua pihak, fraksi, PK, hingga PD. Saya titipkan Partai Golkar di desa, kecamatan, hingga TPS panjenengan semua untuk mengamankan kemenangan di Pemilu 2029," pungkasnya. (nuryasin).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar