Golkar Ponorogo Panaskan Mesin, Eko Priyo Utomo Resmi Buka Muscam Dapil IV di Kecamatan Slahung
Golkar Ponorogo Panaskan Mesin, Eko Priyo Utomo Resmi Buka Muscam Dapil IV di Kecamatan Slahung
TUGUREJO, SLAHUNG, Golkar Ponorogo – DPD Partai Golkar Kabupaten Ponorogo terus memperkuat barisan strukturalnya hingga tingkat akar rumput.
Terbaru, partai berlambang pohon beringin ini sukses menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-XI untuk Dapil IV yang dipusatkan di Rumah Budaya, Desa Tugurejo, Slahung, Senin (11/5).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Ponorogo, Eko Priyo Utomo. Dalam forum yang berlangsung khidmat tersebut, Kartini kembali terpilih secara aklamasi untuk menakhodai Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Slahung periode 2026-2031.
Tekankan Tertib Organisasi
Dalam sambutannya, Eko Priyo Utomo menekankan pentingnya menjalankan mekanisme partai sesuai AD/ART. Ia menegaskan bahwa penunjukan pengurus di tubuh Golkar tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui proses pertemuan dan musyawarah yang sah.
"Aturan Golkar, AD/ART Golkar harus dijalankan. Pembentukan pengurus itu harus melalui perkumpulan dan pertemuan seperti ini. Tujuannya agar jelas siapa yang ditunjuk sebagai Ketua PK," ujar Eko di hadapan para kader.
Lebih lanjut, Eko juga menginstruksikan agar setelah terbentuknya pengurus kecamatan, segera dilakukan konsolidasi untuk membentuk pengurus di tingkat desa.
Ia meminta setiap desa minimal memiliki struktur inti yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Klarifikasi Isu 'Mahar' Politik
Di sela-sela sambutannya, Eko juga menyinggung isu hangat mengenai mahar politik yang sempat viral di Ponorogo. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar tetap setia pada komitmennya sebagai partai tanpa mahar.
"Golkar ini terkenal tidak memakai mahar, tidak membayar. Kita butuhkan pemimpin yang memang berkomitmen pada pembangunan dan rakyat. Satu rupiah pun tidak ada mahar bagi Golkar," tegasnya dengan lugas.
Eko menambahkan, berkat citra positif tersebut, saat ini banyak tokoh yang mulai merapat dan berkomunikasi dengan Golkar untuk maju dalam kontestasi Pilkada mendatang.
Jalannya Musyawarah
Proses persidangan Muscam berjalan tertib di bawah pimpinan Sholeh Utomo, S.Pd.I, dengan dukungan tim persidangan yang terdiri dari Nuryasin, Siti Rosida, dan Ijat Abdika.
Terpilihnya kembali Kartini secara aklamasi menunjukkan soliditas kader Golkar di wilayah Slahung masih sangat kuat.
Dengan tuntasnya Muscam di Dapil IV ini, DPD Golkar Ponorogo optimistis dapat meningkatkan perolehan suara dan kursi pada pemilu mendatang, sekaligus memperkuat posisi tawar partai dalam dinamika politik di Bumi Reog. (*)


