Golkar Ponorogo Targetkan 8 Kursi, Eko Priyo Utomo Dorong Kader Internal Jadi Wakil Bupati
Golkar Ponorogo Targetkan 8 Kursi, Eko Priyo Utomo Dorong Kader Internal Jadi Wakil Bupati
KOTA, DPD Golkar Ponorogo – DPD Partai Golkar Kabupaten Ponorogo mulai memanaskan mesin politiknya menjelang kontestasi Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.
Dalam giat konsolidasi partai yang digelar di kantor DPD Golkar Ponorogo pada Senin malam (9/2), Ketua DPD Golkar Ponorogo, Eko Priyo Utomo, menegaskan target besar partai berlambang pohon beringin tersebut.
Eko menyampaikan bahwa salah satu fokus utama partai adalah meningkatkan perolehan suara secara signifikan di parlemen. Tak tanggung-tanggung, ia mematok target delapan kursi untuk pemilu legislatif yang akan datang.
Peluang Kader di Kursi Wakil Bupati
Selain target kursi legislatif, Eko Priyo Utomo juga menyoroti pentingnya keterwakilan kader Golkar di jajaran eksekutif, khususnya untuk posisi Wakil Bupati Ponorogo.
Partai pengusung Pilkada Sugiri Sancoko-lisdyarita termasuk Partai Golkar mempunyai peluang mengajukan calon wakil Bupati.
Menurutnya, memiliki kader di tampuk pemerintahan akan memberikan pengaruh besar bagi kekuatan partai.
"Ini penting bagi saya karena target penambahan kursi sampai delapan kursi ini akan berjalan lebih ringan perjuangan kita kalau kita punya kader sebagai wakil bupati," ujar Eko di hadapan para pengurus dan simpatisan.
Harapan pada Dukungan Provinsi
Dalam kesempatan tersebut, Eko juga secara terbuka meminta dukungan kepada H. Ali Mufhti selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Timur agar memberikan ruang bagi kader lokal Ponorogo untuk muncul di kancah kepemimpinan daerah.
"Monggo saya mohon minta tolong kepada Pak Ali Mufhti selaku ketua DPD Provinsi, nanti kader Golkar Ponorogo bisa muncul, salah satunya adalah kader Golkar Ponorogo," tambahnya.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para peserta konsolidasi yang hadir. Eko meyakini bahwa dengan semangat yang sama seperti hasil Musda sebelumnya, target delapan kursi dan posisi wakil bupati bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai melalui perjuangan bersama. (*)

